Senin, 10 Juni 2013

Wirid Gabungan PERMATA Nagari Kototinggi Berjalan Lancar

Seperti bulan-bulan biasanya, bahwa setiap satu kali sebulan Persatuan Majelis Ta'lim Nagari (PERMATA) Kototinggi mengadakan wirid gabungan majelis-majelis ta'lim yang ada di Nagari Kototinggi yang berjumlah lima belas Majelis Ta'lim yang tersebar di enam jorong di Nagari Kototinggi. Dan pada bulan Juni ini adalah giliran Masjid Darul 'Ulya Jorong Kototinggi lah yang menjadi tuan rumah wirid gabungan tersebut. 

Maka pada hari yang telah di tetapkan, yang juga bertepatan pada tanggal 27 Rajab 1434 H, hari kamis (6/6) yang lalu seluruh masyarakat Jorong Kototinggi, dari berbagai lapisan masyarakat pergi  ke Masjid Darul Ulya untuk mengikuti wirid gabungan yang juga memperingati Isra' dan Mi'rajnya Nabi Muhammad SAW. Tak ketinggalan pula Remaja Islam Masjid Daru Ulya (Rimdu) Kototinggi yang juga ikut meramaikan acara yang hanya diadakan di Masjid Darul Ulya hanya satu kali tujuh bulan  tersebut.

Begitu antusias anggota Majelis Ta'lim pun terlihat ketika anggota majelis ta'lim telah tiba pukul 07.00 WIB atau satu jam lebih awal. Sebab acara akan dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Acara dibuka dengan penampilan grup rebana Rimdu Kototinggi, dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi dan Sari Tilawah oleh Siti Latifah Hanum dan Helio Gina Febriandika. Tidak kalah dengan grup rebana Rimdu, MT darul Ulyapun juga mempersembahkan lagu selamat datang untuk jamaah wirid gabungan yang hadir. Dilanjutkan pula oleh kata sambutan dan sepatah kata  dari Ketua Permata Kototinggi, Hj. Rosti Ajar, lalu Wali Nagari Kototinggi, Ketua BKMT Kecamatan Baso dan Bapak KUA Kecamatan Baso. 

Pada kesempatan wirid gabungan ini, MUI Nagari Kototinggi juga memberikan bantuan berupa uang kepada remaja masjid-remaja masjid se Nagari Kototinggi yang di berikan oleh Ketua MUI Nagari Kototinggi kepada  ketua atau perwakilan dari remaja masjid se Nagari Kototinggi.

Sesuai dengan jadwal, maka tausyiah agama pun dimulai. Dalam Tausyiahnya, Ustadz Yasril Ilyas, LC dari Bukittinggi mengatakan, bahwa Isra' Mi'raj merupakan perjalanan untuk menghibur Nabi Muhammad SAW yang bersedih karena ditinggal wafat oleh istri dan paman beliau,  dan juga untuk menjemput perintah Ibadah Shalat. Yang mana, tidak ada perintah mengerjakan ibadah yang dijemput ke  Sidratul Muntaha kecuali perintah untuk mendirikan Shalat. Selain itu Ustadz Yasril Ilyas, LC pun berpesan bahwa Ibadah Shalat merupakan tiang dari segala ibadah.

Acara tausyiahpun berakhir pada pukul 12.15 WIB. Setelah Shalat Zuhur berjama'ah yang juga diimami oleh Ustadz Yasril Ilyas, LC, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama dan penampilan grup rebana MT-MT se Nagari Kototinggi. Selain dihadiri oleh anggota-anggota Majelis Ta'lim se Nagari Kototinggi yang berjumlah kurang lebih 400 orang tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, remaja masjid dan oleh anggota DPRD provinsi Sumatera Barat Ibu Ismarni yang juga merupakan anak Nagari Kototinggi. 

Acarapun berakhir setelah penampilan dari grup rebana MT Darul Muttaqin Jorong Batutaba. Setelah acara berakhir, anggota Majelis Ta'lim  dan Remaja Masjid Darul Ulya Jorong Kototinggi tidak lantas pulang, tapi bergoro bersama membersihkan Masjid Darul Ulya karena akan kembali digunakan untuk Shalat. Wirid gabungan pun berakhir pada pukul 15.30 WIB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar